Memang Seru Menyunting Bahasa

2
24

Bambangtrim.com | Dulu memang tidak pernah terpikirkan oleh saya apa serunya menyunting bahasa. Beberapa mata kuliah kebahasaan harus saya ikuti ketika kuliah di Prodi D-3 Editing, Unpad. Bahkan, ada satu mata kuliah saya diganjar nilai D oleh dosen saya. Mata kuliah itu adalah Tata Bentuk.

Apa itu tata bentuk? Tata bentuk bahasa ilmiah linguistiknya morfologi; ilmu tentang perihal pembentukan kata, salah satunya kata berimbuhan. Saya sempat pening dengan pembentukan kata dengan awalan me– atau gabungan awalan-akhiran seperti me-kan dan me-i. Berikut ini contoh kalimat favorit yang masih teringat semasa kuliah.

  1. Paman menghadiahi Tati sebentuk cincin.
  2. Paman menghadiahkan sebentuk cincin kepada Tati.

Pemelajaran bahasa bertubi-tubi ini mau tidak mau harus saya nikmati hingga kemudian membentuk sebuah intuisi kebahasaan. Ada respons tiba-tiba jika seseorang mengucapkan atau menulisan sesuatu secara kurang tepat.

Mari kita merubah Indonesia.

Kata ‘merubah’ adalah bentuk kurang tepat dari kata ‘mengubah’ karena kata dasarnya adalah ubah bukan rubah. Demikian respons kebahasaan itu selalu muncul pada saya akibat dari terlalu banyaknya memamah kuliah kebahasaan.

Di D-3 Editing, saya belajar bahasa secara praktis, tidak teoretis sebagaimana jurusan linguistik. Namanya saya pendidikan vokasional, tentu yang dipelajari yang praktis-praktis saja. Saya banyak terbantu buku-buku kebahasaan yang ditulis oleh Jus Badudu, Gorys Keraf, Anton Moeliono, Syofyan Zakaria, dan banyak lagi.

Alhasil, saya merasakan sendiri keseruan menyunting bahasa dari sebuah teks dan kenyataannya memang “tidak ada naskah yang tak retak”. Kesalahan berbahasa adalah kesalahan yang paling umum atau paling dominan terdapat pada sebuah naskah.

Saya mengelompokkan penyuntingan bahasa pada lima hal, yaitu

  1. penyuntingan diksi (pilihan kata);
  2. penyuntingan ejaan (tata tulis);
  3. penyuntingan kata bentukan (tata bentuk);
  4. penyuntingan kalimat efektif (tata kalimat); dan
  5. penyuntingan paragraf bernas (tata paragraf).

Sebuah kelas daring via Zoom saya selenggarakan khusus untuk penyuntingan bahasa. Tentu pelatihan ini sangat diperlukan oleh penulis, editor, sekretaris, praktisi bisnis, akademisi, dan siapa pun yang ingin mengikuti keseruan menyunting bahasa.

Para peserta akan mendapatkan materi lengkap berupa ringkasan materi (handout), salindia presentasi yang menarik, dan tentu saja buku elektronik tentang mengedit menggunakan markah yang menjadi penghias tulisan ini.[]

 

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.