post Category: Good Editing — admin @ 1:31 pm — post Comments (0)

Apakah proses copyediting dapat terukur dalam jam dan halaman? Pertanyaan ini kerap terlontar oleh level manajemen dalam sebuah penerbitan. Beberapa orang sempat menyangkal bahwa editor tidak dapat diukur seperti halnya mesin cetak dengan kapasitas halaman per jam. Alasan utama karena editor juga manusia yang bekerja berdasarkan mood. Secara berseloroh saya kerap menyebutkan bahwa editor yang jatuh cinta dan editor yang sedang putus cinta, hasil editingnya akan sama-sama berpengaruh menjadi payah. Benarkah demikian?

Secara umum mungkin ya. Namun, secara standar dalam keadaan normal (baik fisik maupun emosionalnya) kerja seorang editor dapat terukur dalam waktu dan jumlah halaman. Dalam bukunya The Copyeditor’s Handbook, Amy Einsohn, memaparkan penelitiannya soal hitungan waktu dan jam.

Proses copyediting secara umum dibedakan menjadi tiga, yaitu light copyedit (editing ringan), medium copyedit (editing sedang), dan heavy copyedit (editing berat). Dari sisi kondisi teks dibedakan atas dua jenis, yaitu teks standar dan teks sulit. Teks standar adalah teks dengan format tulisan dua spasi dalam satu halaman atau 250-325 kata per halaman; tidak mengandung visualisasi seperti tabel, gambar, diagram, dsb.; tidak mengandung catatan kaki atau referensi silang; tidak mengandung banyak kutipan yang merujuk ke bibliografi. Adapun teks sulit dikategorikan teks yang mengandung banyak typographical error (salah ketik); mengandung lebih dari 325 kata per halaman; font sulit terbaca (misalnya menggunakan font courier); teks begitu teknis dengan banyak table, gambar, catatan kaki, dan catatan akhir; dilengkapi juga dengan referensi silang; termasuk juga ketidakkonsistenan dan ketidaklengkapan.

Dari hal ini seorang editor atau copyeditor harus bisa mengategorikan naskah lewat upaya baca pertama. Dengan demikian, dia pun bisa membuat estimasi waktu editing sesuai dengan karakteristik naskah. Amy Einshon menyebutkan hitungan sebagai berikut per halaman per jam:
• Light copyedit (6-9/4-6)
• Medium copyedit (4-7/2-4)
• Heavy copyedit (2-3/1-2)

Artinya, untuk sebuah editing ringan pada teks standar dihasilkan 6-9 halaman per jam dan untuk teks sulit dihasilkan 4-6 halaman per jam. Asumsi kita ambil yang terbesar jika seorang editor mengerjakan teks standar dengan editing ringan dalam satu hari kerja yaitu 9 x 7 (jam kerja) = 63 halaman. Untuk teks standar dengan editing sedang, seorang editor bisa menghasilkan 7 x 7 (jam kerja) = 49 halaman. Dengan demikian, dalam masa tiga hari kerja tanpa lembur, seorang editor bisa melakukan editing sedang sebanyak 147 halaman.

Dalam hitungan saya, setiap bulan editor sebenarnya bisa mengerjakan secara efektif dua naskah dengan ketebalan standar 160 halaman ketik A4 (berspasi satu setengah atau ganda). Hal-hal yang menambah waktu kerja editor adalah
• Verifikasi silang untuk bagian naskah yang memerlukan verifikasi seperti daftar isi dengan awal bab atau subbab;
• Pencarian kelengkapan visual naskah;
• Proof reading atau koreksi hasil pruf;
• Penyiapan bahan-bahan cover, seperti visual cover, blurb, dan biodata penulis;
• Penyiapan perizinan seperti ISBN dan KDT.

Beban waktu editor makin bertambah manakala mendapatkan naskah kategori berat atau naskah yang memerlukan penanganan editing serius. Hal ini menambah jam kerja editor, terutama untuk mencari tambahan materi naskah, membetulkan typographical error atau grammatical error, mencari visual maupun kelengkapan naskah, menungguh kelengkapan naskah (kata pengantar, prakata, bibliografi, gambar, dsb.). Hal-hal seperti inilah yang mesti dipahami oleh level manajemen penerbitan mengapa editor bekerja sedemikian menyita waktu. Artinya, perlu dievaluasi naskah-naskah yang memang begitu banyak mengandung kelemahan.

Dalam hal ini wajarlah jika para penulis pun perlu diedukasi untuk penyiapan naskah yang baik sehingga tidak memperlama proses editing sebuah naskah. Pengetahuan tentang anatomi buku sangat penting, termasuk pengetahuan tentang cara menyusun naskah dan menggunakan berbagai kutipan maupun rujukan.

Nah, sebuah pekerjaan editing sebenarnya terukur. Namun, keterukuran pekerjaan editing harus dipastikan lewat naskah yang diterima. Seorang editor sangat naïf menyatakan bisa mengedit naskah dalam waktu tertentu, sementara dia sendiri belum pernah melihat naskah itu. Karena itu, hal ini sangat perlu diwanti-wanti, terutama bagi para editor yang mengaku sebagai editor freelance atau copyeditor freelance. Urusan kecepatan (speed) dan akurasi editing merupakan poin tersendiri bagi seorang editor profesional.

Selamat berhitung dengan kecepatan Anda. Pertanyaannya: mungkinkah mengedit dua naskah dalam rentang satu bulan? Atau Anda tetap mengambil pedoman editing satu naskah adalah satu setengah bulan atau dua bulan? Sebenarnya segala sesuatu dapat dihitung secara standar dengan melihat kategori naskah yang ada. Tidak dapat disalahkan kalau sebagian besar naskah dari penulis Indonesia adalah naskah yang membuat miris hati karena memang bangsa kita baru terbangun sebagai bangsa yang mau menulis buku—meskipun tidak terlalu merasa penting tahu bagaimana menulis buku.

Semoga mencerahkan, terima kasih.

Bambang Trim
Praktisi perbukuan nasional

post Category: Event & News — admin @ 7:43 am — post Comments (0)

Salam,

Informasi dari Grup Salamadani, penerbit pendatang baru dengan semangat memajukan dunia buku Indonesia. Grup Salamadani membuka kesempatan bagi para peminat dunia buku untuk mengikuti SMART EDITOR TRAINING dan TES KEMAMPUAN STANDAR EDITING BUKU senilai Rp2.500.000 secara GRATIS.

Peserta dibatasi dengan sistem seleksi hanya untuk 25 orang. Untuk itu, Salamadani hanya mencari kader-kader terbaik di dunia penerbitan yang memiliki motivasi tinggi, kreativitas berkelas, dan bervisi penuh isi.

Persyaratan:

  • Pria/Wanita usia maksimal 30 tahun;
  • Berpendidikan minimal D3 dari semua bidang;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Office dan lebih disukai yang paham program dekstop publishing (DTP);
  • Berminat dan mencintai dunia penerbitan buku;
  • Mahir Menulis yang ditunjukkan dengan portofolio karya yang sudah dipublikasikan (sudah terbit);
  • Mengajukan tulisan bertajuk “Prospek Dunia Buku Indonesia dan Strategi Melejitkannya”;
  • Bersedia direkrut menjadi tim editorial Salamadani jika memenuhi syarat dan kelulusan tes;
  • Sedang tidak terikat tetap dalam satu instansi/lembaga penerbitan.

Para peserta yang lolos seleksi mendapatkan kesempatan memperoleh training gratis editologi yang digelar di sebuah hotel di Jakarta (akan diberitahukan kemudian) serta tes kemampuan dasar editing selama satu hari. Peserta yang mendapat penghargaan sebagai trainee terbaik dan lolos tes dengan nilai terbaik berpeluang menempati posisi:

  • Senior Editor imprint Hayati Qualita, Maximalis, Madanisa, Musafir (Grup Salamadani)
  • Staf Copy Editor
  • Staf Associate Editor (Acquisition Division)

untuk berkantor dan berkarya di Jakarta, Bandung, dan Solo. Fasilitas: gaji, bonus prestasi, kesempatan berpesiar ke Kuala Lumpur Book Fair, Cairo Book Fair, dan sebagainya bagi editor berprestasi, serta kesempatan meningkatkan skill dan knowledge di bidang publishing science dengan bimbingan para praktisi berpengalaman.

Para Trainer yang akan membagi ilmunya:

  • Bambang Trim (Vice President Publishing Salamadani)
  • Ali Muakhir (Expert Advisor for Chilpress)
  • Taufik Sapto Rohadi (Managing Editor Momentum & Semesta)
  • Kusye Kustira (Expert Advisor for Book Design)

Fasilitas Trainee:
> Training digelar di Hotel Berbintang dengan fasilitas makan siang dan rehat kopi; modul ekslusif; dan sertifikat

Materi:

  • Dasar Penerbitan Buku
  • Dasar Editologi
  • Akuisisi Naskah
  • Book Making

CV + Surat Pengantar + Surat Pernyataan (Bersedia Direkrut dan Tidak Terikat dalam Satu Lembaga Penerbitan) + Karya Tulis dikirimkan via e-mail ke:

bambangtrim@ yahoo.com (subject: Editor Trainee)

Catatan: Calon yang belum memenuhi syarat mohon tidak melamar.

Don’t miss it! Terbuka untuk kader seluruh Indonesia. Akomodasi untuk kader dari luar Jakarta tidak ditanggung oleh EO.

Expire: 28 Juli 2008; Pelaksanaan 5 Agustus 2008, pukul 9.00-17.00

(Nantikan Training Gratis Bidang Book Making plus rekrutmen tenaga book designer untuk penempatan di Jakarta, Bandung, dan Solo bersama para praktisi dunia penerbitan buku dan pracetak.)